10 Kriteria Muslim Ideal : Matinul Khuluq

Assalamu’alaykum Wr.Wb

Salam Ranger!

Yups, lanjut lagi buat kriteria muslim yang ideal ya..🙂

Kali ini kita bakal ngebahas yang dimaksud dengan  Matinul Khuluq.*Apa  pula, ini?

Jadi matinul khuluq  itu kalau di translate ke bahasa Indonesia artinya jadi akhlaq  yang kokoh. Wuih, akhlaq yang kokoh  itu kayak gimana,ya? Apa dibangunnya pake semen  merek nomor wahid,? Apa campuran pasir dan bahan lain yang seimbang?

Penasaran,kan?  Pasti penasaran! *maksa*

Langsung saja kita kupas tuntas tentang matinul khuluq.  Akhlak yang mulia merupakan sikap yang musti setiap muslim miliki. Kenapa eh kenapa? Dengan akhlak mulia, seseorang akan merasa bahagia dalam menjalani hidupnya. *cius? Miapah? #alay

Hmm, kalau  nggak pecaya, coba aja,deh! ^^

Kawan, masih ingat kan, Allah mengutus Rasululllah untuk apa?  Bagi yang luping alias lupa-lupa ingat, Rasulullah SAW di utus untuk memperbaiki akhlak dan  beliau sendiri pun telah mencotohkan bagaimana akhlak yang baik kepada umatnya.

Dan sesungguhnya kamu benar- benar memiliki akhlak yang agung (QS 68:4).

Ini ni contohnya aplikasi matinul khuluq dalam kehidupan sehari-hari :

  • Tidak ‘inad (membangkang), karena sikap membangkang adalah perwujutan ketidaktaatan kepada Allah.  *Hayoo.. Ada yang masih membangkang nggak,ni?
  • Silent is gold. Tidak banyak mengobrol, kawan. Bicaranya juga yang bermanfaat, untuk menghindari fitnah. So, jangan ngegossip ya..
  • Sedikit bercanda agar tidak ada yang tersinggung apabila bercandaan kita keterlaluan atau berlebihan. Banyak kan yang salah paham gara-gara bercandan yang kelewat batas.
  • Tidak berbisik tentang sesuatu yang bathil, maksudnya adalah menggunjing orang, membicarakan tentang keburukan orang. Ini ni namanya gossip atau ghibah. Mau makan bangkai saudarnya? Ogah, dongz.. Hiiii
  • Tidak hiqd (menyimpan kemarahan);
  • Tidak hasad,tidak iri ataupun dengki.
  • Memiliki rasa malu untuk berbuat kesalahan  agar kita takut bila berbuat dosa.
  • Menjalin hubungan baik dengan tetangga  karena islam mengajarkan kita untuk menjaga dan memperbanyak tali silahturahmi
  • Tawadhu’ tanpa merendahkan diri
  • Berani; karena Allah dan karena kebenaran
  • Halus, baik dalam sikap,tindakan, maupun cara berfikir kita
  • Menjenguk orang sakit untuk mengurangi beban mereka dan ikut mendoakannya
  • Komitmen dengan adab meminta ijin
  • Berterimakasih kepada orang yang berbuat baik
  • Merendahkan suara. Kalau suara kita ada di nada sol kita rendahin jadi di nada mi. hehe
  • Menyambung persaudaraan (Shilatur-Rahim),sama halnya seperti menjaga silahturahmi
  • Komitmen dengan adab mendengar, mendengar apa yang semestinya didengar dan tidak mendengar apa yang semestinya tidak didengar
  • Komitmen dengan adab berbicara,berbicara tentang hal-hal yang baik saja
  • Memuliakan tamu,ada dalam adab bertamu
  • Mengumbar senyum di depan orang lain; menentramkn hati yang tersenyum, mengakrabkan yang disenyumin… hehe (^_~)
  • Menjawab salam, ini wajib lhooo, kawan.

 

Kan sudah panjang kali lebar kali tinggi sama dengan volum tuh dijelasinnya. So, daripada dipantengin trus, kita lakukan juga dari sekarang ^^ hokey??
Aqidah yang kokoh bakal susah ditembus sama godaan-godaan yang menyesatkan.

Sekian dari ranger Ungu, assalamu’alaykum wr.wb🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: