10 Kriteria Muslim Ideal : Mustaqqoful Fikri

 

Assalamu’alaykum Wr.Wb

Salam ranger!

Kita masih membahas mengenai 10  kriteria atau karakterisrik muslim ideal lho. Simak pembahasan selanjutnya,ya..🙂

Kali ini yang akan di bahas adalah Mutsaqqoful fikri atau berwawasan luas. Nah, sebagai muslim wajib banget memiliki kriteria yang ini. Dengan wawasan yang luas, kita bisa ngeh dan nyambung kalau di ajak ngobrol atau membahas sesuatu. Kalau tidak mempunyai wawasan yang luas, akan kesulitan untuk menanggapi suatu hal. Kalau pun bisa kasih celetukan ya bisa jadi nggak nyambung, hehehe

Manusia dikatakan sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna karena memiliki akal. Namun, apakah akal tersebut digunakan untuk berpikir? Dalam Al-Qur’an, Allah menyampaikan firman-Nya kepada manusia untuk senantiasa berpikir. Salah satu dari sekian banyak ayat tersebut yaitu firman Allah yang artinya: Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. (Az-Zumar 39:42).

Jika sampai sekarang psikologi masih mencari-cari mengenai dimensi alam kesadaran dan ketidaksadaran, maka sebenarnya Allah telah menerangkan dalam Al Qur’an, tetapi apakah kita mau memikirkan atau tidak?

Seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas. Jika Islam pernah mengalami masa kejayaan, itu karena para muslim mau berpikir, bukan sekedar manusia yang berstatus memiliki akal. Suatu ilmu yang berkembang hingga sekarang juga karena manusia mau berpikir. Orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu tentunya tidak sama. Allah menerangkan dalam Al-Qur”an:

Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah? Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun. (QS Ar-Ruum 30:29)

Apakah kita mau menjadi orang yang dzalim yang hanya mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu? Jika tidak, tergantung apakah kita mau menjadi seorang manusia yang berpikir atau tidak…

-Ranger Hijau (Intan Penuh Makna)- ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: